Tumbuhan Berkhasiat Obat Untuk Kesehatan Reproduksi Di Desa Umalor Kecamatan Malaka Barat Kabupaten Malaka
Abstract
Tumbuhan obat mengandung senyawa aktif yang penting untuk kesehatan manusia termasuk kesehatan reproduksi. Kesehatan reproduksi merupakan salah satu aspek penting dalam kelangsungan hidup manusia. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui jenis tumbuhan obat yang peruntukannya untuk mengatasi masalah kesehatan manusia terlebih masalah reproduksi di Desa Umalor Kecamatan Malaka Barat Kabupaten Malaka. Penelitian ini dilakukan pada tanggal 18 Mei sampai 18 Juni. Metode yang digunakan dalam penelitian ini bersifat deskriptif. Pengambilan sampel atau data tumbuhan obat dilakukan dengan teknik eksplorasi. Berdasarkan hasil penelitian diperoleh 24 jenis tumbuhan yang digunakan sebagai obat yaitu asam, bawang dayak, bawang putih, bayam merah, belimbing, maja, biduri, jahe, jarak merah, jengger ayam, kemangi, kunyit, kunyit putih, labu kuning, lidah buaya, meniran, pandan, putri malu, sirih, sirsak, tapak dara, kedondong hutan, sangketan, dan anting-anting. Organ tumbuhan yang digunakan untuk membuat ramuan obat adalah daun, umbi, akar, kulit batang, bunga, biji. Sedangkan masalah kesehatan reproduksi yang dapat disembuhkan adalah keputihan, menstruasi, sipilis, infertil, melancarkan air seni, kanker vagina, infeksi saluran kencing, kencing darah, kencing nanah, dan kencing batu.
References
Arisandi, Y., & Andriani, Y. 2009. Khasiat
Berbagai Tanaman untuk
Pengobatan. Eska Media.
Dalimartha, S.
Ensiklopedia Tanaman Obat I
ndonesia. Dinamika Media. Jakarta
Handayani. 2003. Budaya Hukum dan
Pemberdayaan Masyarakat dalam
Pengelolaan Hutan. Jakarta
Malo, M., Sabuna, Ch. A., Ngginak, J.
Tumbuhan obat untuk
kesehatan reproduksi di kecamatan
Kuatnana kabupaten TTS. Media
Farmasi Indonesia. Semarang.
Vol.12 No.2
Nursyah. 2013. Studi Deskriptif Tanaman
Obat Tradisional Yang Digunakan
Orang Tua Untuk Kesehatan Anak
Usia Dini Di Gugus Melati Kecaatan
Kalikajar Kabupaten Wonosobo.
Universitas Negri Semarang.
Semarang
Sakti, T., Tambaru, E., Asnady, S. M.,
Juhriah. 2012. Keragaman jenis
tumbuhan berkhasiat sebagai obat
tradisional tradisional masyarakat di
desa Parigi dan Lembanna
kecamatan Tinggimoncong
kabupaten Gowa. Seminar Nasional
Pengelolaan Sumberdaya dan
Keanekaragaman Hayati Secara
Berkelanjutan. Biologi, FMIPA,
Universitas Hasanuddin. Makassar.
Soedibyo, B.M. 1992. Pendayagunaan
Tanaman Obat.Prodiding Forum
Komunikasi ILmiah. Hasil Penelitian
Plasma Nuttah dan Budidaya
Tanaman Obat. Pusat Penelitian dan
Pengembangan Tanaman Industri.
Bogor.
Steenis, Van. 2008. Flora. PT Pradnya
Paramita: Jakarta
Zuhud, E.A.M. 1994. Pelestarian
Pemanfaatan Keanekaragaman
TumbuhanObat Hutan Tropis.
Kerjasama Antara Jurusan Sumber
daya Hutan dan FakultasKehutanan
IPB. Bogor








