AKTIVITAS PELURUH BATU GINJAL (ANTINEFROLITHIASIS) DAUN BELIMBING WULUH MELALUI PARAMETER PENURUNAN RASIO BOBOT GINJAL

  • Truly Dian Anggraini
  • Susilowati Susilowati
Keywords: ekstrak etanol daun belimbing wuluh, etilen glikol, batu ginjal, antinefrolitiasis

Abstract

Batu ginjal atau juga dikenal dengan Nefrolithiasis merupakan suatu kondisi
ditemukannya batu yang mengandung komponen kristal dan matriks organik yang merupakan
penyebab penyakit terbanyak kelainan saluran kemih. Salah satu metode pengujian senyawa
yang dapat memberikan efek peluruhan batu ginjal adalah senyawa yang memiliki efek
diuresis. Penelitian sebelumnya menunjukkan bahwa ekstrak etanol daun belimbing wuluh
memiliki efek diuresis namun belum diuji apakah juga memiliki aktivitas peluruh batu ginjal.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui aktivitas ektstrak etanol daun belimbing wuluh
sebagai peluruh batu ginjal. Pemberian ekstrak etanol daun belimbing wuluh diberikan
secara per oral pada tikus jantan galur Sprague dawley dengan variasi dosis 86,25mg/100g
BB; 172,5mg/100g BB dan 345mg/100g BB, serta menggunakan batugin elixir sebagai
kontrol positif. Pemberian ekstrak etanol dan batugin elixir dilakukan 10 hari setelah
pemberian etilen glikol 0,75% dan amonium klorida 2% sebagai inducer batu ginjal
selama 10 hari. Pada akhir perlakuan ginjal tikus diambil dan dilakukan analisis rasio bobot
ginjal terhadap berat badan tikus. Hasil penelitian ini menunjukan metabolit sekunder yang
terdapat dalam ekstrak etanol daun belimbing wuluh adalah flavonoid, alkaloid, saponin,
tannin, fenolik, terpenoid, dan minyak atsiri. Variasi dosis 345mg/100gBB menunjukkan
lebih efektif dalam meluruhkan batu ginjal ditunjukkan dengan kemampuan menurunkan
rasio bobot ginjal sebesar 15,97%. Hasil rasio bobot ginjal ini tidak berbeda secara
bermakna dengan kelompok kontrol normal dan kontrol positif pada taraf uji 0,05. Ekstrak
etanol daun belimbing wuluh dapat menjadi alternatif sebagai agen peluruh batu ginjal.

References

Azizatunnisa, N, dan Suhartini. 2012.

Pengetahuan dan Keterampilan

Perawat dalam Pelayanan

Keperawatan Holistik di Indonesian

Holistic Tourist Hospital. Jurnal

Nursing Studies. Vol. 1. No. 1.

Depkes, RI., 2013. Riset Kesehatan Dasar

(RISKESDAS) 2013. Jakarta : Badan

Penelitian dan Pengembangan

Kesehatan Departemen Kesehatan

Republik Indonesia.

Ghodasara, J., Pawar, A., Deshmukh, C

dan Kuchekar, B. 2010. Inhibtory

Effect of Rutin and Curcumin on

experimentally-induced calcium

oxalateurolithiasis in rats.

Pharmacognosy Research. 2 .

Halaman 288-292.

Hanley, J.M., Saigal, C.S., Scales, C.D.,

dan Smith, A.C. 2012. Prevalences

of kidney stone in the United States.

Journal European Association of

Urology, 62(1):160-5

Potter., Patricia, A., Perry., dan Anne, G.

Fundamental of Nursing 7th

edition vol. 3. Singapura : Elsevier.

Riyadi, S. (2016). Efek Diuresis Ekstrak

Etanol Daun Belimbing Wuluh

(Averrhoa bilimbi L.) pada Tikus

Putih Model Hipertensi. Skripsi.

Universitas Sebelas Maret

Published
2019-10-01
How to Cite
Anggraini, T. D., & Susilowati, S. (2019). AKTIVITAS PELURUH BATU GINJAL (ANTINEFROLITHIASIS) DAUN BELIMBING WULUH MELALUI PARAMETER PENURUNAN RASIO BOBOT GINJAL. Media Farmasi Indonesia, 14(2), 1531-1535. Retrieved from https://mfi.stifar.ac.id/MFI/article/view/132