UJI SITOTOKSIK DAN ANTIPROLIFERASI EKSTRAK ETER DAUN BINAHONG (Andredera cordifolia (Tenore) Steen.) TERHADAP SEL HeLa

  • Muhammad Ryan Radix Rahardhian
  • Dwi Utami
Keywords: sitotoksik, antiproliferasi, ekstrak eter daun binahong, sel HeLa

Abstract

ABSTRAK

Daun Binahong (Anredera cordifolia (Tenore)Steen) merupakan tumbuhan dari keluarga Basellaceae yang digunakan secara tradisional oleh masyarakat indonesia sebagai pengobatan. Penelitian ini menggunakan ekstrak eter daun Binahong, yang diketahui mengandung flavonoid yang memiliki potensi sebagai antikanker. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui aktivitas sitotoksik dan antiproliferasi ekstrak eter daun Binahong terhadap sel HeLa. Daun Binahong yang telah dikeringkan diekstraksi dengan pelarut petroleum eter menggunakan alat Soxhlet, kemudian dilanjutkan maserasi menggunakan pelarut eter. Ekstrak yang diperoleh kemudian diuapkan hingga diperoleh ekstrak kental.Uji sitotoksik dan antiproliferasi terhadap sel HeLa  menggunakan metode MTT. Uji sitotoksik dilakukan dengan menginkubasi sel HeLa dengan kepadatan 1x104 sel/100μL dengan seri konsentrasi 250; 125; 62,5; 31,25; 15,625 dan 7,81 μg/mL dengan waktu inkubasi selama 24 jam. Uji antiproliferasi menggunakan serikonsentrasi 125; 62,5; 31,25 μg/mL dengan waktu inkubasi 24, 48 dan 72 jam. Potensi sitotoksik ekstrak eter daun Binahong diidentifikasi dengan menentukan harga IC50 dengan analisis probit sedangkan analisis antiproliferasi dengan mambandingkan harga slope dari perlakuan terhadap kontrol.Hasil penelitian menunjukan bahwa ekstrak eter daun Binahong memiliki IC50 85,52 μg/mL terhadap sel HeLa dan memiliki efek antiproliferasi dilihat dari harga slope perlakuan yang lebih rendah dari kontrol, yang menunjkan bahwa ekstrak eter daun binahong berpotensi sebagai agen kemoterapi dari bahan alam.

References

Bosch, F.X., Manos, M.M., Muñoz, N.,

Sherman, M., Jansen, A.M., Peto, J.,

Schiffman, M.H., Moreno, V., Kurman,

R. and Shan, K.V., 1995. Prevalence of

human papillomavirus in cervical

cancer: a worldwide perspective. JNCI:

Journal of the National Cancer

Institute, 87(11), pp.796-802.

Dalimartha, S., 1999. Ramuan Tradisional

untuk pengobatan kanker. Penebar

Swadaya.

Dewoto, H.R., 2007. Pengembangan obat

tradisional Indonesia menjadi

fitofarmaka. Majalah Kedokteran

Indonesia, 57(7), pp.205-211.

Gibbs, J.B., 2000. Mechanism-based target

identification and drug discovery in

cancer research. Science, 287(5460),

pp.1969-1973.

Hanahan, D. and Weinberg, R.A., 2000. The

hallmarks of cancer. Cell, 100(1), pp.57-

Ibah., 2011, Uji sitotoksik dan apoptosis

ekstrak eter daun Binahong terhadap sel

HeLa, Skripsi, Universitas Ahmad

Dahlan. Yogyakarta.

Leliqia, N.P.E., Sukandar, E.Y. and Fidrianny,

I., 2017. Overview Of Efficacy, Safety

And Phytochemical Study Of Anredera

Cordifolia (Ten.) Steenis.

Mannarreddy, P., Denis, M., Munireddy, D.,

Pandurangan, R., Thangavelu, K.P. and

Venkatesan, K., 2017. Cytotoxic effect

of Cyperus rotundus rhizome extract on

human cancer cell lines. Biomedicine &

Pharmacotherapy, 95, pp.1375-1387.

Meiyanto, E., Hermawan, A. and Anindyajati,

A., 2012. Natural products for cancertargeted

therapy: citrus flavonoids as

potent chemopreventive agents. Asian

Pacific Journal of Cancer

Prevention, 13(2), pp.427-436.

Rahardhian, M.R.R. and Wulandari, W., 2017.

Pemanfaatan Ekstrak Khamir Phaffia

rhodozyma Sebagai Sumber Karotenoid

Pada Penghambatan

Tirosinase. STIFAR-Sekolah Tinggi Ilmu

Farmasi, 12(1).

Ren, W., Qiao, Z., Wang, H., Zhu, L. and

Zhang, L., 2003. Flavonoids: promising

anticancer agents. Medicinal research

reviews, 23(4), pp.519-534.

Sladowski, D., Steer, S.J., Clothier, R.H. and

Balls, M., 1993. An improved MIT

assay. Journal of immunological

methods, 157(1-2), pp.203-207.

Szliszka, E., Czuba, Z. P., Jernas, K., & Król,

W. (2008). Dietary flavonoids sensitize

HeLa cells to tumor necrosis factorrelated

apoptosis-inducing ligand

(TRAIL). International Journal of

Molecular Sciences, 9(1), 56-64.

Utami, C.R., Rahardhian, M.R.R. and

Sulistyarini, I., 2017. Aktivitas

Antibakteri Pigmen Karotenoid Khamir

Phaffia Rhodozyma Terhadap

Pertumbuhan Bakteri Bacillus Subtilis

Atcc 6231 Secara In Vitro. Cendekia

Eksata, 2(1).

Wang, J., Wu, F.A., Zhao, H., Liu, L. and Wu,

Q.S., 2008. Isolation of flavonoids from

mulberry (Morus alba L.) leaves with

macroporous resins. African Journal of

Biotechnology, 7(13).

Zuhud, E.A., 2009. Potensi hutan tropika

Indonesia sebagai penyangga bahan obat

alam untuk kesehatan bangsa. Jurnal

Bahan Alam Indonesia, 6(6), pp.227-

Published
2018-03-01
How to Cite
Rahardhian, M. R. R., & Utami, D. (2018). UJI SITOTOKSIK DAN ANTIPROLIFERASI EKSTRAK ETER DAUN BINAHONG (Andredera cordifolia (Tenore) Steen.) TERHADAP SEL HeLa. Media Farmasi Indonesia, 13(1). Retrieved from https://mfi.stifar.ac.id/MFI/article/view/37