Formulasi dan Uji Antiinflamasi Sediaan Hidrogel Ekstrak Jahe Merah (Zingiber officinale)
Abstract
ABSTRAK
Jahe merah (Zingiber officinale) merupakan tanaman yang sudah banyak diteliti dan memiliki kemampuan antiinflamasi terutama dalam menghambat proses denaturasi protein yang terjadi pada proses inflamasi. Penelitian ini ekstrak jahe merah diaplikasikan ke dalam sediaan hidrogel dengan basis gelling agent natrium karboksimetilselulosa. Sediaan hidrogel kemudian dilakukan uji stabilitas hingga hari ke 21 dan dievaluasi terhadap daya anti inflamasi kepada hewan uji tikus jantan galur wistar. Hasil penelitian pada sediaan hidrogel ekstrak jahe merah ini menunjukkan hasil stabilitas fisik yang baik, pH, viskositas, daya sebar dan daya lekat yang baik dan memenuhi persyaratan sediaan gel. Hasil uji daya anti inflamasi pada hewan uji tikus jantan galur wistar pada hidrogel ekstrak jahe merah dengan basis gelling agent CMC Na memberikan perbedaan yang bermakna dengan kontrol (P< 0,05).
References
Gideon A.Shallangwa, Haliru Musa, dan
Gift T. Nyaga, 2015, In-Vitro
Evaluation of Ethanolic Extracts of
Zingiber Officinale, Sygzium
Aromaticum and their 1:1 Extracts
Blend on Protein Denaturation
During Acute Inflammation,
Journal of Progressive Research in
Chemistry[JPRC] ISSN 2454-3136,
Vol.1, issue 1, April 2015
Melisa, Syaiful Bahri, Nurhaeni, 2014,
Optimasi Sintesis Karboksimetil
Selulosa Dari Tongkol Jagung
Manis (Zea Mays L Saccharata),
Online Jurnal of Natural Science,
Vol.3(2): 70-78, ISSN: 2338-095.
Kamal Netty, 2010, Pengaruh Bahan Aditif
CMC (Carboyl Methyl Cellulose)
Terhadap Beberapa Parameter Pada
Larutan Sukrosa Jurnal Teknologi
Vol. I, Edisi 17, Periode Juli-
Desember 2010 (78-84)
Voigt, R, 1995, Buku Pelajaran Teknologi
Farmasi, Gajah Mada university
Press, Yogyakarta.








