ANALISIS EFEKTIVITAS BIAYA PENGGUNAAN ANTIDIABETES ORAL TUNGGAL DAN KOMBINASI PADA PASIEN BPJS PENDERITA DIABETES MILLITUS TIPE 2 DI RUMAH SAKIT X

  • Richa Yuswantina
  • Niken Dyahariesti
Keywords: DM tipe 2, efektivitas biaya, antidiabetik oral dan kombinasi

Abstract

ABSTRAK

 

Diabetes millitus merupakan suatu penyakit degeneratif  yang banyak diderita oleh masyarakat yang mana pengobatannya memerlukan obat antidiabetes  oral  dalam jangka waktu yang lama baik dalam bentuk tunggal maupun kombinasi.  Lamanya pengobatan sejalan dengan besarnya biaya yang dikeluarkan, sehingga perlu pemilihan obat yang tepat efektivitas dan harganya. Penelitian ini bertujuan untuk mencari obat antidiabetes oral tunggal maupun kombinasi dengan biaya yang paling efektif. Penelitian ini merupakan jenis penelitian non-eksperimental dengan rancangan deskriptif melalui studi retrospektif dari rekam medis pasien rawat jalan dan administrasi. Sampel diambil secara non-random sampling dengan metode purposive sampling. Analisis efektivitas biaya dilakukan dengan menghitung biaya medik langsung dan efektivitas terapi. Efektivitas terapi diukur berdasarkan hasil kadar gula darah mencapai target selama 2 bulan. Total biaya terendah berada pada antidiabetik oral (ADO ) tunggal adalah biguanid (Rp. 509.169,87 ) sedangkan untuk efektivitas yang paling besar pada biguanid (59,26 % ). Dengan nilai ACER biguanid Rp. 8.592,13. Pada penggunaan ADO kombinasi  total biaya terendah pada  glimepiride + metformin  sebesarRp.274.185,24 dan efektivitas terbesar pada glimepiride + metformin   (100 % ) , dengan nilai ACER  Rp. 2.741,85. Terapi antidiabetik oral tunggal paling efektif adalah biguanida, dan terapi antidiabetik oral kombinsi paling cost efektif adalah glimepirid dan metformin.

References

Andayani, TM. 2013. Farmakoekonomi

(Prinsip dan Metodologi). Bursa Ilmu,

Yogyakarta.

Depkes RI. 2005.Pharmaceutical Care

Untuk Penyakit Diabetes Melitu,

Direktorat Bina Farmasi Komunitas dan

Klinik Ditjen Bina Kefarmasian dan

Alat Kesehatan Departemen Kesehatan,

Jakarta.

International Diabetes Federation. 2015.

Diabetes Atlas

Inzucchi, SE. 2002. Oral

Antihyperglycemic Therapy for Type 2

Diabetes. Scientific Review. JAMA,

:360-372

Notoatmodjo, S. 2012. Metodologi

Penelitian Kesehatan. Rinekacipta,

Jakarta.

PERKENI. 2011. Konsensus Pengelolaan

dan Pencegahan DM tipe 2 di Indonesia.

Perkumpulan Endokrinologi Indonesia.

Jakarta.

Priharsi, A. 2015. Analisis Efektivitas

Biaya Antidiabetik Oral Pada Penderita

Diabetes Melitus Tipe 2 Rawat Jalan

Peserta BPJS Di Rumah Sakit Umum

Daerah Dr. Moewardi Tahun 2014.

[Skripsi]. Fakultas Farmasi: Universitas

Muhammadiyah, Surakarta.

Shah, Jainam. V.2016. Pharmacoeconomic

Evaluation, Cost Minimzation Analysis

of Anti-Diabetic Therapy In Gujarat.

Internasional Journal of Medical

Research & Health Sciences, 5,3:34-43

Published
2018-03-01
How to Cite
Yuswantina, R., & Dyahariesti, N. (2018). ANALISIS EFEKTIVITAS BIAYA PENGGUNAAN ANTIDIABETES ORAL TUNGGAL DAN KOMBINASI PADA PASIEN BPJS PENDERITA DIABETES MILLITUS TIPE 2 DI RUMAH SAKIT X. Media Farmasi Indonesia, 13(1). Retrieved from https://mfi.stifar.ac.id/MFI/article/view/47